Setiap orang yang mengaku dirinya “update” dan “eksis” pasti mempunyai akun di facebook. Ibaratnya, kalau tidak ikutan “numpang nampang” di facebook bisa dikatakan orang tersebut jauuuuuuuuuh dari peradaban dunia masa kini.. (hha.. berlebihan)..
Tapi itu nyata kawan.. coba perhatikan orang-orang di sekitar kita, mau ibu-ibu kek, bapak-bapak kek, om-om kek, tante-tante kek, nenek-kakek kek, bocah TK, SD, SMP, SMA, mahasiswa semuanya pada facebook-an.. Sampai-sampai aku sempat kaget melihat anak kecil (melihat dari penampilannya, sepertinya kalau bukan anak TK dia itu anak SD) di dalam sebuah ruang guru sebuah SMA di bekasi, sedang online facebook. Wow! Suprise juga sih (apa sayanya yang norak ya? huehheee) ternyata ketika seorang bocah kecil sudah mengerti dan mampu mengoperasikan komputer dan internet, bukannya mengakses web-web yang bermanfaat, eh dia malah bikin facebook.. (haduh haduh haduh.. anak jaman sekarang).. Saya juga sempat terkaget-kaget begitu tahu guru-guru saya juga sering facebook-an. Benar-benar fenomena yang luar biasa!!
Kadang-kadang saya berpikir, apa ya yang membuat facebook jadi barang wajib bagi setiap pengguna internet? Mengapa pas jaman-jamannya friendster, myspace,twitter hingar-bingarnya tidak sehingar-bingar facebook?? (soalnya saya ga bikin t
witter hha.. peace!)
Dan, kecanggihan si facebook ini seharusnya menjadi ladang subur bagi kita nih, para da’i-da’iyah unuk menyebarkan virus-virus ISLAMI.
Eit,eit, tunggu dulu.. Apa tadi? Da’i-da’iyah?? Kan aku bukan pa ustadz! Aku hanyalah seorang mahasiswa-mahasiswi yang lugu dan polos (*dengan mata berkaca-kaca)..
Eeeh, siapa bilang kalau seorang da’i-da’iyah itu harus jadi ustadz-ustadzah dulu?? Begini, setiap manusia adalah da’i disamping kedudukan kita sebagai khalifah di muka bumi ini. Da’i adalah orang yang menyampaikan kebenaran, menyeru kepada kebaikan, dan mencegah adanya kemungkaran. Jadi tak ada ceritanya kalau mau menyampaikan kebaikan dan kebenaran harus jadi ulama dulu. Tak usah berpikir terlalu jauh, kita mulai dari hal-hal yang sepele dulu. Siapa yang pernah mengajak teman kita untuk sholat?? Siapa yang pernah mengingatkan teman kita kalau mereka melakukan kesalahan?? (ayo tunjuk jari!!)
Pasti teman-teman semua pernah kan.. Nah, sekali lagi ditekankan disini, berdakwah itu adalah kewajiban setiap manusia karena kodrat dan naluri seorang manusia yang adil dan beradab adalah selalu mencegah seseorang kepada kejahatan dan mengajak seseorang kepada kebaikan.. (bagaimana, ada yang kurang jelas??)
Thoyyib, sekarang kita balik lagi ke urusan facebook tadi. Sedih sekali rasanya melihat beranda facebook-ku (aku pakai yang versi bahasa indonesia
) yang SEBAGIAN BESAR isi dari status teman-teman adalah hal-hal yang TIDAK PENTING.
Contohnya: “mles bgt w kul hr ni,, dosennx pd g dtg” atau “chayank.. Q kngen brad sma Qmuh.. cup cup muah..” atau “…laper..”
Haduh haduh.. Teman, tahu kan kalau setiap perkataan yang keluar dari lisan kita merupakan suatu doa? Seperti sabda Rasulullah, yang intinya kalau tidak ada suatu hal baik yang akan kita ucapkan, lebih baik diam saja. Silent is gold, begitulah kata orang barat. Daripada kita mengeluh, menulis hal yang tidak-tidak, lebih baik tuliskan hal-hal yang baik. Inilah maksudku berpanjang lebar soal berdakwah lewat facebook tadi. Akan lebih indah jika beranda facebook kita, kotak pesan kita, pesan dinding kita, penuh dengan hal-hal yang indah.
Facebook memang dibuat oleh orang Yahudi, tetapi mengapa banyak para pendakwah yang punya akun di facebook? Mungkin inilah alasannya teman.. Dengan memanfaatkan booming-nya facebook saat ini, kita jadikan facebook ini lebih islami. Kalau perlu, kita warnai facebook dengan warna-warna Islam (biar orang-orang Yahudinya kaget hhe.. lah, kok isinya Islam semua-kata orang Yahudinya.red)..
Memang banyak grup-grup Islam yang dibuat di facebook, tetapi aku pikir, apakah itu efektif? Maksudku, apakah grup itu dapat menarik minat khalayak umum yang menganut Islam? Mereka pasti lebih senang ikut grup-grup band idola mereka, ataupun film dan artis idaman mereka. Bagaimana caranya pesan-pesan islami yang selalu dikirimkan lewat grup-grup tersebut dapat sampai kepada mereka?
Ya, walau harus tertatih-tatih, perlahan-lahan aku lakukan apa yang aku bisa. Jika aku menemukan ayat-ayat Al Quran yang indah dan universal (kan ada teman yang non-Islam juga) dan hadist-hadist yang indah, aku tuliskan itu di statusku. Aku buat juga catatan-catatan islami dan aku tandai teman-temanku (tentunya yang isinya ringan dan mudah dicerna). Alhamdulillah, responnya sangat bagus sehingga aku semakin termotivasi untuk berdakwah lewat facebook (tapi masih copy-paste artikel sih
).. Aku yakin, teman-teman yang belum begitu mendalami Islam, pasti mempunyai banyak pertanyaan di hati mereka tentang agamanya, namun mereka sungkan untuk mengutarakannya. Jadi gunakanlah “bola pancingan” untuk mereka, salah satunya lewat facebook ini. Soalnya kalau mengirim lewat email biasanya jarang dibaca (jangan-jangan dikira spam lagi). Kalau aku perhatikan, orang-orang yang sedang online di komputer maupun di handphone, pasti lebih sering buka facebook daripada email. Jadi, ayo teman-teman seperjuangan, kita jadikan teknologi masa kini sebagai senjata untuk menyebarkan nilai-nilai Islam di seluruh dunia. Mungkin saat ini kita lakukan dengan facebook, di masa depan apa lagi? Ayo perbaharui terus jalan-jalan dakwah kita!
Stuju!!! Sampaikanlah walau hanya satu ayat! *thumbs
makasi y..
ngomong” anda ini manusia, ikan, laron, apa semut y?
bismillahirrohmanirrohiim.
well.. untuk masalah urgensi berdakwahnya sih aii setuju .
hanya mungkin caranya, kali yaa…
karna dengan kita berdakwah melalui face**** tersebut, berarti kita juga mengenakan produk Yahudi.
di satu sisi, kita dengan semangatnya melantangkan “Boykot Yahudi!!” atau “Save Palestine!!” atau yang lain sebagainya. di sisi lain, kita sibuk main face****.
apapun yang kita lakukan di facebook, apapun status yang kita pajang disana, akan terus menambah ‘ke-eksis-an’ facebook dan mengalirkan dollar-dollar ke pundi-pundi uang pemiliknya, Mark Zuckenberg.
“…Zuckenberg adalah anggota Alpha Epsilon Pi. …”
*source : http://id.wikipedia.org/wiki/Mark_Zuckerberg
“Alpha Epsilon Pi (ΑΕΠ atau AEPi) adalah satu-satunya perkumpulan perguruan tinggi Yahudi internasional di Amerika Utara. Alpha Epsilon Pi adalah perkumpulan Yahudi, … ”
*source : http://id.wikipedia.org/wiki/Alpha_Epsilon_Pi
ekstrimnya, dengan dakwah kita yang seperti itu,, Yahudi membeli peluru untuk membantai saudara-saudara kita disana.
Bukankah niat baik juga harus direalisasikan dengan cara yang baik?
Wallohualam bishowab. Ini hanya opini
Wassalam.